Thursday, September 3, 2009

don't take love as a war

sebenernya gue nulis posting ini dedicated buat dua ekor sahabat gue yang ntah kenapa pacaran tapi kayak perang...

masalah hati itu mungkin masalah yang paling sulit dirumuskan, dijabarkan, dijelaskan, ataupun disimpulkan karena hati itu punya masing- masing, jadi yang tau cuma masing- masing orang aja.
gue juga bukan orang yang jago ngomongin soal hati,
gue jelas bukan pakar dalam masalah cinta- cinta an,
dan jelas bukan ahli dalam ngasih nasehat cinta.
gue cuma sahabat yang selama ini mendengarkan dan lama- lama lelah sendiri.
masalahnya,
kalo gue yang hanya mendengar aja lelah, apa kalian ngga lelah kawan?

gue bukan orang yang percaya cinta itu nyata.
buat gue, selain cinta itu hanya kata- kata pemanis yang kebetulan diciptakan pujangga roman jaman dulu supaya kisah roman picisannya laku, cinta itu cuma ilusi pikiran dan hati dimana pikiran lo memacu timbulnya reaksi kimia tertentu pada diri lu yang meningkatkan aktifitas hati dan jantung sehingga adrenalin lu terpacu dan lu merasakan euforia as a result. menurut gue itu cinta.
bukan nya perasaan lovey dovey ahak- ahak.
jadi gue ga berani ngomong sok jago soal cinta,
tapi yang gue tau,
waktu lu menyayangi seseorang, dan lu mau bersama dia,
artinya yang lu cari adalah kebahagiaan bukan?
tapi pada kenyataannya, meskipun udah bersama orang yang kita sayang, kadang kebahagiaan tetep susah kita dapet,
gue pun pernah bertanya "buat apa being in a relationship kalo itu juga ngga bikin lo seneng?".
tapi ternyata masalah cinta- cinta an ini ngga segampang itu.
ngga segampang, ga bahagia-pisah. bahagia-lanjut. atau ngga bahagia=ngga sayang. sayang=bahagia.
ternyata ngga se-hitam putih itu. ngga segampang itu.
love is a lot more complicated than that. ternyata meyayangi pun bisa sakit. menyayangi pun bisa sama dengan tidak bahagia. dan bersama juga bisa berarti tidak bahagia.
tapi sekali lagi, manusia itu greedy, and there's no such thing like "mencintai bukan berarti harus memiliki". karena sekali lo sayang sama orang, lu akan mau memiliki orang itu. jadi even though lu ngga bahagia, lu tetep akan tahan- tahan in juga bersama orang itu just for "rasa sayang" sake.
ya, memang begitu.
karena jatuh cinta itu berbanding terbalik dengan intelegensia otak dan kewarasan.
jadi kalo lu jatuh cinta, niscaya lo bakalan jadi tolol dan gila.
lo bakal jadi masokis-imbisil...
hahhahahaha......

dan ya, in fact being in a relationship itu susah.
punya pacar itu susah.
terlepas dari kisah gue,
buktinya aja gue punya dua ekor sahabat yang pacaran tapi kayak perang. tiap hari kerja nya nyusun strategi perang biar ngga "kalah", biar ngga salah step, ngga salah ngeluarin omongan, ngga slaah bertindak.
ngga perlu lah gue jelaskan maksud nya apa,
hanya saja gue suka jadi bingung sendiri "where's the fun in there?!" pacaran tapi bukannya bikin diri seneng malah tahan- tahan an atur strategi sana sini. cih!
dan gue jadi sering banget nanya sama mereka "hey,what's the point you guys being together with your bf if you guys don't seem happy at all?"
i mean, gue sayang sama sahabat- sahabat gue ini,
dan gue cape dan gerah sendiri dengerin curhatan mereka, and i just want them to be happy.
terus mereka jawab "ga segampang itu lah tinggalin nya juga..."
hey, i know...
dan no, gue tidak suruh kalian tinggalkan juga kok.
gue cuma nanya "what's the point if you're not happy?"
well, if you don't want to leave your bf, then just make your life happy, make your relationship happy, cos i think that love was supposed to feel, right? a happiness...
jangan malah jadi pelihara your un-happiness berlarut- larut hanya karena mikir "mereka lah yang harusnya bikin gue seneng" (mereka dibaca : para pacar).
SALAH TOTAL JENG!
menurut gue, kalo lo mau bahagia, then lo yang harus berusaha bikin diri lo bahagia.
kalo lu ngga berusaha bikin diri lo bahagia, ngga peduli sekeras apapun orang bikin lo bahagia, lo ngga akan bisa bahagia.

that simple kok....
lu sayang, lu ngga mau pisah, dan lu mau bahagia dong?
kalo ternyata lu ngga bahagia, then bikin lah diri lo bahagia...

and for you my besties,
oh come on...
kalo ada orang bijak bilang love is like a war, dia ngomong bullshit, don't take that literally lahh....
love is love, and war is war. it's two different thing...
so don't take love as a war.
if you do love someone sincerely,
it's not about winning or losing or which one giving more than the other,
but the only thing matter is what you guys share together.
all those happy moments,
all those lovely times,
all those nice memories.
that's what you need to count and re-count.
not the time you fought each other, or when he broke your heart into a million pieces.

so,
let's go ask your self,
do you still love the one you loved before?
or maybe you just afraid to be alone so you think you still love 'em?

6 comments:

Anonymous said...

its me carol : i completely agree darls. its not easy.but once u let go.u'll be happier than ever. its not love if u r not happy. "when we want to love , we love" madeleine payroux.

SWASTIKA said...

"when we want to love , we love"

betul itu. :p

tapi tapi tapi aku gak sepicik itu kalo pacaran, pake2 strategi :P hehehek

Coccinelle said...

tolong donk dik regi, yg ini :

"kalo lo mau bahagia, then lo yang harus berusaha bikin diri lo bahagia.
kalo lu ngga berusaha bikin diri lo bahagia, ngga peduli sekeras apapun orang bikin lo bahagia, lo ngga akan bisa bahagia."

digedein hurupnya, trus dikasi warna merah..
tampar dulu ahhh..
PLOK !

[rei] said...

ehh ada cik jovii....
PLOK! sini saya bantu tampar.hahaha..

[rei] said...

ehh ada cik jovii....
PLOK! sini saya bantu tampar.hahaha..

je said...

thankyouu.
but. doing is MUCH harder than saying. :)

 
Original Layout By Yummy Lolly Layout Modification and Header Design By Reigina Tjahaya